Rejosari, 3 Maret 2026 – Dalam upaya meningkatkan kapasitas petani serta mendukung pelestarian dan pemanfaatan keanekaragaman hayati di sektor pertanian, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal menyelenggarakan Pertemuan Pembinaan/Sosialisasi Petani Hortikultura dengan tema Pemanfaatan Sumber Daya Genetik (SDG) Hewan dan Tanaman. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 3 Maret 2026, bertempat di Aula Desa Rejosari, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal.
Kegiatan diikuti oleh para petani hortikultura, kelompok tani, penyuluh pertanian, serta perwakilan Pemerintah Desa Rejosari. Acara bertujuan untuk meningkatkan pemahaman petani mengenai pentingnya menjaga, melestarikan, dan memanfaatkan sumber daya genetik hewan maupun tanaman sebagai aset yang memiliki nilai strategis dalam mendukung ketahanan pangan dan pembangunan pertanian yang berkelanjutan.
Dalam sesi sosialisasi, narasumber dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal menyampaikan materi mengenai pengenalan sumber daya genetik lokal, teknik pelestarian varietas unggul, pengembangan komoditas hortikultura, serta pentingnya menjaga keanekaragaman hayati agar tetap dapat dimanfaatkan oleh generasi mendatang. Peserta juga diberikan wawasan mengenai peluang pengembangan hasil pertanian yang bernilai ekonomi tinggi dengan tetap memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan.
Selain penyampaian materi, kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para petani memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai berbagai tantangan yang dihadapi dalam budidaya hortikultura, mulai dari teknik budidaya, pengendalian hama dan penyakit, hingga upaya meningkatkan kualitas dan daya saing hasil panen.
Perwakilan Pemerintah Desa Rejosari menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal atas terselenggaranya kegiatan pembinaan ini. Diharapkan ilmu dan informasi yang diperoleh dapat diterapkan oleh para petani sehingga mampu meningkatkan produktivitas, menjaga kelestarian sumber daya genetik lokal, serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan para petani dalam mewujudkan sektor pertanian yang maju, mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan. Pemerintah Desa Rejosari juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai bentuk pendampingan kepada petani dalam menghadapi perkembangan teknologi dan tantangan di bidang pertanian.
Share :