Berita

Sosialisasi Kesetaraan Gender di Desa Rejosari: SMP Sains El Masruri Cetak Generasi Inklusif dan Peduli Lingkungan

Rejosari, 2 Agustus 2026 — Dalam rangka pelaksanaan program kerja sosial masyarakat (soshum), Ilyas Sulantara Fauzi, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) dari Program Studi Antropologi Sosial, melaksanakan sosialisasi bertema Kesetaraan Gender dan Kemanusiaan di SMP Sains El Masruri, Desa Rejosari, pada Sabtu, 1 Agustus 2026. Kegiatan ini dilaksanakan dengan pendampingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dea Adielyani, S.M., M.M., serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 5, yaitu Kesetaraan Gender, dan SDGs 4, yaitu Pendidikan Berkualitas.

Kegiatan bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya menghargai perbedaan, menjunjung nilai kemanusiaan, serta membangun sikap saling menghormati sejak usia dini. Materi yang disampaikan mencakup kesetaraan gender, kesempatan yang sama bagi setiap individu, serta pengenalan terhadap stereotip yang dapat membatasi potensi seseorang.

Selain itu, siswa diajak memahami nilai-nilai kemanusiaan melalui sikap toleransi, saling menghargai, dan menghormati keberagaman suku, agama, ras, maupun latar belakang sosial. Sosialisasi juga mengangkat kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.

“Kegiatan seperti ini penting bagi siswa karena mereka tidak hanya belajar mengenai kesetaraan, tetapi juga bagaimana menghargai dan menghormati orang lain. Kami berterima kasih kepada mahasiswa KKN yang telah memberikan wawasan baru kepada siswa,” ujar salah satu guru SMP Sains El Masruri.

Selama kegiatan berlangsung, siswa mengikuti diskusi, menjawab pertanyaan, serta menyampaikan pendapat mengenai berbagai permasalahan yang ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Untuk mengukur pemahaman peserta, mahasiswa KKN memberikan post-test yang diikuti oleh seluruh siswa.

Sebagai penutup, mahasiswa KKN Undip membagikan makanan ringan kepada seluruh peserta sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka. Melalui kegiatan ini, nilai kesetaraan, toleransi, dan kemanusiaan diharapkan dapat terus diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari sekaligus mendukung tercapainya SDGs 4 dan SDGs 5 di lingkungan pendidikan.

Sumber: Dokumentasi Pribadi

 

Share :