Rejosari, 9 Agustus 2026 - Upaya mengenalkan dan mempopulerkan kembali pangan lokal terus bermunculan dengan cara yang makin kreatif. Kali ini, camilan tradisional keripik tempe menjadi sorotan netizen setelah sebuah video promosi yang mengampanyekan konsumsi pangan lokal di platform media sosial TikTok.
Video berdurasi singkat tersebut mengemas daya tarik keripik tempe dengan gaya visual kekinian, musik yang sedang tren, serta edukasi singkat mengenai keunggulan gizi dan renyahnya rasa olahan tempe lokal. Pendekatan ini terbukti ampuh menarik perhatian jutaan pengguna, khususnya generasi muda yang mendominasi platform tersebut.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk respons terhadap pergeseran pola konsumsi masyarakat yang cenderung lebih memilih camilan impor atau makanan cepat saji. Melalui konten digital yang interaktif dan relevan dengan tren masa kini, keripik tempe dicoba untuk diangkat kembali kelasnya agar tidak dianggap sebagai olahan yang kuno.
Penggunaan media sosial seperti TikTok terbukti menjadi angin segar bagi digitalisasi dan promosi UMKM pangan lokal. Selain memperluas jangkauan pasar, strategi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mencintai dan mengonsumsi produk pangan dalam negeri secara berkelanjutan.
Share :