Berita

Ponpes Ribath El Masruri Desa Rejosari Gelar Majelis Khataman Kitab dan Ijazahan Bersama Prof. Dr. Syaikh Jamal Faruq Al Daqqoq Al Azhari

Dalam rangka memperingati peristiwa Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW, Pondok Pesantren Ribath El Masruri, Desa Rejosari, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, menyelenggarakan Majelis Khataman Kitab dan Ijazahan pada Sabtu, 27 Desember 2025. Kegiatan ilmiah-keagamaan ini menghadirkan Prof. Dr. Syaikh Jamal Faruq Al Daqqoq Al Azhari, Guru Besar Ilmu Aqidah dan Ilmu Kalam Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir, sebagai pemateri dan pemberi ijazah sanad.

Majelis yang dimulai pukul 13.00 WIB hingga selesai tersebut terbuka untuk umum dan dapat diikuti oleh santri, akademisi, asatidz, mahasiswa, serta masyarakat luas. Kegiatan ini dimaksudkan sebagai forum penguatan tradisi keilmuan Islam berbasis talaqqi, transmisi sanad, dan pendalaman disiplin ilmu akidah serta hadis, yang merupakan pilar utama dalam khazanah pendidikan pesantren.

Isra' Mi'raj diposisikan sebagai peristiwa teologis dan spiritual yang memiliki implikasi mendalam terhadap pembentukan kesadaran keberagamaan umat Islam. Oleh karena itu, peringatannya diarahkan tidak semata dalam bentuk seremoni, melainkan diwujudkan melalui aktivitas akademik-keagamaan yang berorientasi pada internalisasi nilai iman, ilmu, dan amal.Dalam majelis ini akan dilakukan khataman dan ijazahan terhadap tiga karya dan disiplin penting dalam tradisi Islam, yakni kitab Aqidatul Awwam karya Syaikh Ahmad al-Marzuqi sebagai rujukan dasar akidah Ahlussunnah wal Jama'ah, Tsulasiyat Shahih Bukhari yang merepresentasikan hadis-hadis dengan mata rantai sanad terpendek kepada Rasulullah SAW, serta hadis musalsal yang menegaskan kesinambungan metodologi periwayatan dari generasi ke generasi.

Rangkaian kegiatan dibagi ke dalam tiga sesi utama. Sesi pertama, pukul 13.00--15.30 WIB, diisi dengan pembacaan dan syarah kitab Aqidatul Awwam. Sesi kedua, pukul 16.00--17.30 WIB, dilanjutkan dengan pendalaman materi serta prosesi ijazah kitab tersebut. Sesi ketiga, pukul 18.15--20.30 WIB, difokuskan pada pembacaan dan pemberian ijazah Tsulasiyat Shahih Bukhari dan hadis musalsal oleh Syaikh Jamal Faruq Al Daqqoq Al Azhari.

Selain memperoleh akses langsung kepada otoritas keilmuan Al-Azhar, para peserta juga mendapatkan sejumlah fasilitas, meliputi kitab Aqidatul Awwam, sertifikat dan ijazah sanad, konsumsi selama kegiatan, serta penginapan bagi peserta dari luar daerah. Seluruh rangkaian kegiatan diselenggarakan tanpa dipungut biaya sebagai bentuk komitmen pesantren dalam pelayanan dan diseminasi ilmu keislaman kepada masyarakat.

Pengasuh Pondok Pesantren Ribath El Masruri, Dr. KH. Zaenal Arifin, S.H., M.Kn., dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis pesantren dalam menjaga otentisitas transmisi keilmuan Islam melalui sanad yang muttashil kepada Rasulullah SAW. Menurutnya, di tengah berkembangnya otodidaktisme keagamaan di ruang digital, penguatan tradisi sanad menjadi sangat relevan untuk menjamin validitas dan akurasi pemahaman agama.

"Majelis ini diharapkan menjadi ruang penguatan epistemologi keilmuan Islam yang bersumber dari ulama mu'tabar, sekaligus sarana pembinaan akidah umat agar tetap berada dalam koridor Ahlussunnah wal Jama'ah," ujar Kiai Zaenal Arifin.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa peringatan Isra' Mi'raj semestinya dimaknai sebagai momentum reflektif untuk membangun transformasi spiritual dan intelektual umat, sehingga melahirkan kesalehan individual sekaligus kesalehan sosial.

Melalui kegiatan ini, Ponpes Ribath El Masruri berharap dapat berkontribusi dalam penguatan jejaring keilmuan internasional, khususnya antara pesantren di Indonesia dengan Universitas Al-Azhar Kairo, serta melahirkan generasi Muslim yang berakar kuat pada tradisi ilmiah, kokoh dalam akidah, dan berintegritas dalam praksis kehidupan.

Dalam rangka memperingati peristiwa Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW, Pondok Pesantren Ribath El Masruri, Desa Rejosari, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, menyelenggarakan Majelis Khataman Kitab dan Ijazahan pada Sabtu, 27 Desember 2025. Kegiatan ilmiah-keagamaan ini menghadirkan Prof. Dr. Syaikh Jamal Faruq Al Daqqoq Al Azhari, Guru Besar Ilmu Aqidah dan Ilmu Kalam Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir, sebagai pemateri dan pemberi ijazah sanad.

Majelis yang dimulai pukul 13.00 WIB hingga selesai tersebut terbuka untuk umum dan dapat diikuti oleh santri, akademisi, asatidz, mahasiswa, serta masyarakat luas. Kegiatan ini dimaksudkan sebagai forum penguatan tradisi keilmuan Islam berbasis talaqqi, transmisi sanad, dan pendalaman disiplin ilmu akidah serta hadis, yang merupakan pilar utama dalam khazanah pendidikan pesantren.

Isra' Mi'raj diposisikan sebagai peristiwa teologis dan spiritual yang memiliki implikasi mendalam terhadap pembentukan kesadaran keberagamaan umat Islam. Oleh karena itu, peringatannya diarahkan tidak semata dalam bentuk seremoni, melainkan diwujudkan melalui aktivitas akademik-keagamaan yang berorientasi pada internalisasi nilai iman, ilmu, dan amal.

Dalam majelis ini akan dilakukan khataman dan ijazahan terhadap tiga karya dan disiplin penting dalam tradisi Islam, yakni kitab Aqidatul Awwam karya Syaikh Ahmad al-Marzuqi sebagai rujukan dasar akidah Ahlussunnah wal Jama'ah, Tsulasiyat Shahih Bukhari yang merepresentasikan hadis-hadis dengan mata rantai sanad terpendek kepada Rasulullah SAW, serta hadis musalsal yang menegaskan kesinambungan metodologi periwayatan dari generasi ke generasi.

Rangkaian kegiatan dibagi ke dalam tiga sesi utama. Sesi pertama, pukul 13.00--15.30 WIB, diisi dengan pembacaan dan syarah kitab Aqidatul Awwam. Sesi kedua, pukul 16.00--17.30 WIB, dilanjutkan dengan pendalaman materi serta prosesi ijazah kitab tersebut. Sesi ketiga, pukul 18.15--20.30 WIB, difokuskan pada pembacaan dan pemberian ijazah Tsulasiyat Shahih Bukhari dan hadis musalsal oleh Syaikh Jamal Faruq Al Daqqoq Al Azhari.

Selain memperoleh akses langsung kepada otoritas keilmuan Al-Azhar, para peserta juga mendapatkan sejumlah fasilitas, meliputi kitab Aqidatul Awwam, sertifikat dan ijazah sanad, konsumsi selama kegiatan, serta penginapan bagi peserta dari luar daerah. Seluruh rangkaian kegiatan diselenggarakan tanpa dipungut biaya sebagai bentuk komitmen pesantren dalam pelayanan dan diseminasi ilmu keislaman kepada masyarakat.

Pengasuh Pondok Pesantren Ribath El Masruri, Dr. KH. Zaenal Arifin, S.H., M.Kn., dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis pesantren dalam menjaga otentisitas transmisi keilmuan Islam melalui sanad yang muttashil kepada Rasulullah SAW. Menurutnya, di tengah berkembangnya otodidaktisme keagamaan di ruang digital, penguatan tradisi sanad menjadi sangat relevan untuk menjamin validitas dan akurasi pemahaman agama.

"Majelis ini diharapkan menjadi ruang penguatan epistemologi keilmuan Islam yang bersumber dari ulama mu'tabar, sekaligus sarana pembinaan akidah umat agar tetap berada dalam koridor Ahlussunnah wal Jama'ah," ujar Kiai Zaenal Arifin.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa peringatan Isra' Mi'raj semestinya dimaknai sebagai momentum reflektif untuk membangun transformasi spiritual dan intelektual umat, sehingga melahirkan kesalehan individual sekaligus kesalehan sosial.

Melalui kegiatan ini, Ponpes Ribath El Masruri berharap dapat berkontribusi dalam penguatan jejaring keilmuan internasional, khususnya antara pesantren di Indonesia dengan Universitas Al-Azhar Kairo, serta melahirkan generasi Muslim yang berakar kuat pada tradisi ilmiah, kokoh dalam akidah, dan berintegritas dalam praksis kehidupan.

 

sc: sumber

Share :

Cuaca Hari Ini

Jumat, 02 Januari 2026 18:43
Awan Mendung
29° C 29° C
Kelembapan. 80
Angin. 1.59