Potensi

Mahasiswa Oseanografi Undip Kenalkan Eco-Label pada Kemasan UMKM Desa Rejosari

Rejosari, 7 Agustus 2026Riska Tyara Ayu, mahasiswa Program Studi Oseanografi Universitas Diponegoro (Undip) sekaligus anggota KKN Reguler Tim II Undip, melaksanakan program kerja multidisiplin 2 berupa edukasi eco-label pada kemasan produk UMKM di Desa Rejosari pada 6 Agustus 2026. Kegiatan yang berada di bawah bimbingan Dea Adielyani, S.M., M.M. selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) tersebut menyasar pelaku UMKM keripik bawang dan keripik kedelai dengan tujuan mengenalkan kemasan yang menarik, informatif, serta memiliki perhatian terhadap aspek lingkungan.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk edukasi mengenai pentingnya kemasan dalam pengembangan produk UMKM. Selain berfungsi sebagai pelindung produk dan identitas usaha, kemasan juga menjadi bagian dari siklus penggunaan produk yang pada akhirnya dapat menghasilkan sampah. Oleh karena itu, Riska mengenalkan eco-label sebagai salah satu bentuk informasi pada kemasan yang dapat membantu menyampaikan pesan mengenai aspek lingkungan kepada konsumen.

Sebagai mahasiswa Oseanografi, Riska turut mengaitkan persoalan sampah kemasan dengan kondisi lingkungan perairan. Sampah yang tidak dikelola dengan baik di daratan berpotensi terbawa oleh aliran air menuju sungai dan kemudian masuk ke wilayah pesisir dan laut. Pemahaman tersebut menjadi dasar dalam penyampaian edukasi agar kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari aktivitas sederhana di tingkat rumah tangga maupun kegiatan usaha.

Selain memberikan edukasi, kegiatan juga dilengkapi dengan contoh mock-up desain kemasan untuk produk keripik bawang dan keripik kedelai. Desain tersebut menunjukkan penerapan elemen eco-label sekaligus mempertimbangkan aspek visual dan informasi produk. Melalui contoh tersebut, pelaku UMKM dapat melihat secara langsung alternatif pengembangan kemasan yang lebih menarik dan informatif serta mempertimbangkan aspek lingkungan dalam penggunaannya.

Program ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi lintas keilmuan dalam mendukung pengembangan UMKM Desa Rejosari. Edukasi eco-label juga mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, terutama melalui peningkatan kesadaran mengenai pengelolaan sampah kemasan dan pertimbangan lingkungan dalam penggunaan produk.

Melalui kegiatan tersebut, Riska berharap pengenalan eco-label dapat menjadi langkah awal bagi pelaku UMKM untuk mempertimbangkan aspek lingkungan dalam pengembangan kemasan produknya. Upaya tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan daya tarik produk, tetapi juga mendorong kepedulian terhadap pengelolaan sampah sejak dari sumbernya sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan lingkungan, termasuk ekosistem pesisir dan laut.

Share :